Jangan Kaget! Ternyata Hipoglikemia Itu

Jangan Kaget! Ternyata Hipoglikemia Itu

Apa yang dimaksud hipoglikemia?

Sering melihat orang tiba-tiba pingsan? Ternyata salah satu penyebabnya karena kadar gula darahnya sedang rendah yah atau biasa disebut hipoglikemik. 

Dilansir dari clevelandclinic “hipoglikemia terjadi saat gula(glukosa) dalam darah turun dibawah kisaran yang sehat untuk anda.  ni juga disebut gula darah rendah atau glukosa darah rendah. Hipoglikemia sering terjadi pada penderita diabetes, terutama diabetes tipe 1.” 

Bagi penderita diabetes, hipoglikemia akan terjadi saat kadar gula darahnya kurang dari 70 mg/dl atau 3.9 mmol/L. Namun, untuk orang yang tidak memiliki riwayat penyakit diabetes; hipoglikemia terjadi saat kadar gula darahnya kurang dari 55 mg/dL atau 3,1 mmol/L.

Jika keluarga, saudara bahkan anda sendiri, penanganan tercepatanya bisa dengan makan atau minum yang mengandung gula atau karbohidrat. 

Penyebab hipoglikemia

Kondisi ini bisa terjadi saat gula darah di tubuh turun yang membuat beberapa fungsi tubuh menjadi terganggu. Namun, hal ini disebabkan oleh beberapa alasan seperti berikut ini : 

1. Penggunaan obat diabetes

Obat diabetes sudah dirancang untuk menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh(dengan dosis yang aman). Namun, jika dosis yang diberikan tidak sesuai dengan aktivitas sehari-hari bisa berakibat fatal. Salahsatuny membuat  gula darah menjadi tidak normal (<70 mg/dL)

Maka disarankan untuk menggunakan obat sesuai yang dianjurkan dokter, jika merasakan seperti gejala gula darah rendah bisa konsultasi ke dokter apakah dosisnya bisa dikurangi. 

2. Olahraga yang berlebihan

JIka olahraga yang dilakukan terlalu lama atau berlebihan akan menimbulkan masalah baru. Karena glukosa di tubuh akan digunakan maksimal untuk sumber energi saat berolahraga, apalagi saat anda kekurangan asupan makanan maka wajar gula darahnya bisa rendah. 

Namun anda masih bisa berolahraga secukupnya dan memilih jenis olahraga yang ringan sesuai kekuatan tubuh pada saat itu. Usahakan untuk konsumsi makanan yang sekiranya kalorinya cukup untuk melakukan aktivitas serta olahraga di hari tersebut.

3. Konsumsi minuman beralkohol 

Secara umum alkohol akan membuat kerja hati untuk mengelola serta menyimpan glukosa tetap stabil. Namun tugas hati jadi berubah karena perlu mengelola alkohol yang masuk dalam tubuh daripada melepas glukosa ke dalam darah

Solusi tercepatnya ialah mengurangi atau tidak konsumsi alkohol sama sekali, agar gula darah tetap normal dan organ hati tidak rusak karena alkohol yang  dikonsumsi. 

4. Pola makan tidak sehat 

Tidak konsumsi makanan dalam waktu lama membentuk pola makan yang tidak sehat, efeknya membuat gula darah jadi turun dibawah normal karena tubuh kehabisan   glukosa sebagai cadangan energi

Pola makan yang tidak sehat akan memperburuk kondisi tubuh Anda. Alasannya karena gula darah bisa jadi turun karena dibeberapa kasus

5. Kekurangan nutrisi untuk tubuh

Kekurangan nutrisi bisa membuat tubuh mengalami lonjakan gula serta kehabisan cadangan makanan. Biasanya efek tersebut karena tubuh kurang konsumsi karbohidrat, protein serta kekurangan kalori. 

6. Puasa dalam jangka waktu terlalu lama

Di kondisi normal, organ hati bisa memproses glukosa menjadi lemak dan protein. Namun pada saat berpuasa yang cukup lama, glukosa didalam tubuh akan diproses jadi lambat. Akibatnya gula darah turun dari batas wajar.  

Gejala hipoglikemia 

Penyakit hipoglikemia ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala yang bisa saja berurutan dan bisa diidentifikasi dengan mudah, berikut ini adalah beberapa tanda hipoglikemia:

  1. Mengalami kesemutan
  2. Perasaan lapar berlebihan 
  3. Mengalami keringat dingin 
  4. Wajah alami pucat
  5. Merasakan pusing dan sakit kepala 

Diagnosis hipoglikemia

JIka gula darah anda rendah maka dokter akan melakukan wawancara medis ke pasien termasuk pemeriksaan fisik. Selain itu dokter juga akan melakukan tes fungsi hati, ginjal beserta kelenjar adrenal. Tujuannya agar dokter tahu penyebab hipoglikemia dan bisa memberi penangan yang tepat juga cepat. 

Untuk penderita diabetes hipoglikemik biasanya dianjurkan untuk punya alat pengukur gula darah, agar bisa memantau gula darah harian saat merasakan beberapa tanda gula darahnya turun. 

—> Kalau kamu punya gula darah tinggi pasti diabetes? <—-

Cara atasi hipoglikemia

Ternyata hipoglikemia bisa membuat masalah kesehatan. Tidak jarang kejadiannya saat sedang melakukan aktivitas tertentu, seperti tiba-tiba badan gemetar, wajah pucat, rasa lapar berlebihan, keringat dingin dsb. Maka dari itu kita perlu mengerti cara mengatasi hipoglikemia sebagai berikut:

Cara pertolongan darurat

Jika lingkungan bahkan anda mengalami penderita hipoglikemia perlu lakukan ini:

a. Membawa pasien ke tempat aman. 

Maksudnya ialah membawa ke tempat yang tidak membahayakan atau menambah cedera tambahan. Contohnya memindahkan ke ruang cukup udara jika pasien sedang/berada di tempat panas 

b. Saat pasien sadar namun terlihat lemas

perlu diberikan makanan atau minuman yang mengandung gula murni sekitar 2 sendok makan. Misal saja larutan air yang di kasih gula, larutan madu, sirup, permen dsb.

2. Melakukan pengobatan intensif

Jika penanganan dilakukan di rumah sakit, maka dokter biasanya memberikan infus cairan glukosa agar kadar gula jadi normal. Lalu dokter akan mencari tahu penyebab pastinya dari pasien yang mengalami hipoglikemik terisebut, untuk memberi penanganan tepat. 

Semisal gula darah jadi rendah karena obat diabetes, maka dokter akan menyesuaikan dosis dari obat tersebut. Namun, jika hipoglikemiknya disebebakan dari tumor di pankreas, maka dokter akan menganjurkan operasi pengangkatan sel tumor tersebut. 

Meskipun sudah dijelaskan cara mengatasinya tetap terapkan gaya hidup sehat; termasuk yang punya riwayat diabetes atau tidak. Jangan sampai anda tidak mau makan atau diet yang berlebihan sampai membuat tubuh alami hipoglikemik

Untuk kamu yang ingin mengelola kadar gula darah tetap stabil, kamu bisa konsumsi cuka nanas nenavin ya.